Advertisement

HATI YANG LALAI

بسم الله الرحمٰن الرحيم

✂️ HATI YANG LALAI ✂️

Berkata Ibnul Qoyyim rohimahulloh (w. 751):

وقلب فيه توحيد الله تعالى ومعرفته ومحبته والإيمان به والتصديق بوعده ووعيده، وفيه شهوات النفس وأخلاقها ودواعي الهوى والطبع.  
وقلب بين هذين الداعيين: فمرة يميل بقلبه داعي الإيمان والمعرفة والمحبة لله تعالى وارادته وحده، ومرة يميل بقلبه داعي الشيطان والهوى والطباع.  
  
فهذا القلب للشيطان فيه مطمع، وله منه منازلات ووقائع، ويعطي الله النصر من يشاء {وما النصر إلا من عند الله العزيز الحكيم} وهذا لا يتمكن الشيطان منه إلا بما عنده من سلاحه، فيدخل إليه الشيطان فيجد سلاحه عنده فيأخذه ويقاتله، فإن أسلحته هي الشهوات والشبهات والخيالات والأماني الكاذبة، وهي في القلب، فيدخل الشيطان فيجدها عتيدة فيأخذها ويصول بها على القلب.  
  
فإن كان عند العبد عدة عتيدة من الإيمان تقاوم تلك العدة وتزيد عليها انتصف من الشيطان، وإلا فالدولة لعدوه عليه ولا حول ولا قوة إلا بالله.  
  
فإذا أذن العبد لعدوه وفتح له باب بيته وأدخله عليه ومكنه من السلاح يقاتله به فهو الملوم.  
  
فنفسك لم ولا تلم المطايا ومت كمداً فليس لك اعتذار

Dan ada jenis hati yang di dalamnya terdapat tauhid kepada Alloh Ta'ala, pengenalan kepada-Nya, kecintaan kepada-Nya, keimanan kepada-Nya, pembenaran terhadap janji dan ancaman-Nya.

Namun di dalamnya juga terdapat syahwat jiwa, akhlak-akhlak buruknya, dorongan hawa nafsu, dan tuntutan tabiat manusia.

Hati ini berada di antara dua penyeru:

Terkadang penyeru iman, ma'rifat (pengenalan), kecintaan kepada Alloh Ta'ala, dan keinginan untuk mengesakan-Nya menarik hati tersebut sehingga ia condong kepadanya.

Dan terkadang penyeru setan, hawa nafsu, dan tabiat manusia menariknya sehingga ia condong kepadanya.

Maka hati seperti ini merupakan hati yang masih menjadi sasaran harapan setan. Di dalamnya terjadi berbagai pertempuran dan peperangan.

Alloh memberikan kemenangan kepada siapa yang Dia kehendaki.

{Dan kemenangan itu hanyalah dari Alloh Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.}

Setan tidak dapat menguasai hati ini kecuali dengan senjata yang memang sudah ada di dalamnya.

Setan masuk ke dalam hati itu lalu menemukan senjatanya telah tersedia. Maka ia mengambilnya dan memerangi hati tersebut dengannya.

Senjata-senjata setan adalah syahwat, syubhat, khayalan-khayalan, dan angan-angan palsu.

Semua itu berada di dalam hati.

Maka setan masuk dan mendapati semuanya telah siap tersedia. Lalu ia mengambilnya dan menyerang hati dengan senjata-senjata tersebut.

Jika seorang hamba memiliki perlengkapan iman yang lengkap, yang mampu menghadapi senjata-senjata itu bahkan lebih kuat darinya, maka ia akan memperoleh kemenangan atas setan.

Namun jika tidak, maka kemenangan akan berada di pihak musuhnya.

Dan tidak ada daya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan Alloh.

Apabila seorang hamba sendiri yang mengizinkan musuhnya masuk, membuka pintu rumahnya, mempersilahkannya masuk, dan memberikan kesempatan kepadanya untuk menggunakan senjata yang dipakai memeranginya, maka dialah yang pantas disalahkan.

Karena itu dikatakan dalam sebuah syair:

"Salahkanlah dirimu sendiri, dan jangan salahkan tunggangan-tunggangan itu;
Matilah karena penyesalan, karena engkau tidak memiliki alasan pembelaan."


#share_gratis, #tanpa_logo, #tanpa_minta_donasi, #tanpa_yayasan, #tanpa_ormas

HATI YANG LALAI


Post a Comment

0 Comments